Tips Bayi tanpa Gadget di Usia 16 Bulan
Satu hal yang paling saya ingat di bulan Juni ini adalah saya dan suami sepakat untuk no gadget terutama tv. Jujur kami akui semenjak ada virus corona dan tidak bisa kemana-mana jadilah Youtube menurut kami menjadi hiburan buat bayi kami dan sehingga kami bisa fokus dengan pekerjaan masing masing, misal saya memasak, mencuci piring, suami ada virtual meeting. Jadilah anak kami nonton Youtube sendirian 🙁 Jujur nyeselnya sekarang, kok kami kejam sekali jadi orang tua hanya demi ego membiarkan anak di depan tv berjam jam. Iya memang Zea diem dan manut tidak menggangu kami dengan kesibukan masing-masing. Tapi ada beberapa hal yang disayangkan Zea jadi mudah tantrum, ketika kami panggil tidak langsung menjawab ataupun merespon panggilan kami dan ada beberapa kata yang tadinya sering diucapkan entah hilang atau tidak muncul lagi gegara gadget ini 🙁
suatu malam ketika Zea sudah tidur, suami sedang lembur kerjaan. Tiba-tiba jari saya ingin sekali buka Youtubetentang parenting. Nah yang pertama saya lihat adalah dr.Tiwitv nah disitu saya melihat beberapa hal nyata akibat gadget :(. Dan hari- hari berikutnya saya selalu membuka youtube dari berbgai sumber tidak hanya para ahli, tenaga medis, psikolog tapi juga bunda bunda lain yang merasa anaknya bicaranya belum banyak
percakapan dengan suami malam itu:
saya : mas, kalau mulai besok kita mulai stop youtube buat Zea gimana?
suami : okay setuju (sebenarnya udah pengen dari dulu stop youtube cuma saya aja yang masih ngeyel karena kadang saya lelah dan ingin sejenak menghela nafas ah padahal itu hanya ego saya saja) maafkan bundamu ya nak.
Mulailah di pagi hari ketika Zea bangun kami bikin happy, kami ajak keluar ke halaman, mandi bola dan berbagai macam mainan yang bisa kami gunakan untuk mengalihkan perhatian. Dan kami sebgai orang tua harus semakin kreatif untuk menciptkana berbagai macam permainan yang menyenangkan dari pagi sampai malam begitu dan seterusnya:D
alhamdulilah sudah hampir 3 minggu ternyata kita bisa melewati hari demi hari tanpa youtube di tv, hanya saja kalau hp memang masih untuk video call dengan simbah kakung dan putri serta handai taulan yang lain.
Beberapa progress yang sangat terlihat hingga minggu ke 3 ini adalah
1. Kosa kata bertambah pesat dan muncul baru serat lebih aktif lagi bercerita dengan gaya Zea yang bikin gemes terkadang
2. Jam tidur lebih stabil
3. Lebih mudah menirukan atau menerima perintah yang kami ajarkan
oiya saya juga akan sampaikan beberapa tips yang saya dapatkan untuk menstimulasi agar bayi bisa menambah kosa kata:
1.Pijat telinga kanan dan kiri secara bergantian (pertemukan ujung dan pangkal telinga ke arah dalam 8x, pijat daun telinga dari atas ke bawah 4x dan dari bawah ke atas 4x, renggangkan daun telinga tengan dengan cara menekan bagian tengah dalam 8 detik, tekan telinga bagian tengah 8 detik, tari ke dalam telinga bagian bawah ke arah atas 8x
2.Pijat/ tekan pelan-pelan area mulut dengan 2 jari telunjuk kanan dan kiri dari bagian atas arah tengah ke samping dan ke bawah dengan membentuk pola lingkaran
3.Sering diajak bercerita dan bernyanyi, meski mereka belum merespon teruslah berlanjut bunda, karena diam mereka itu sedang memperhatikan. Percayalah bayi itu cerdas
4.Fokus gunakan satu bahasa dulu ( bahasa Indonesia), setelah sudah mampu dan berkompeten baru kita ajari bahasa asing yang lainnya
5.Saat sikat gigi pijat dengan sikat secara perlahan pipi bagian kiri dalam dengan posisi atas bawah 4x, pipi bagian kanan dalam dengan posisi atas bawah 4x, mulut bagian atas 4x, mulut bagian bawah 4x, lidah bagian kanan dari pangkal ke ujung 4x, lidah bagian kiri dari pangkal ke ujung 4x, lidah bagian tengah dari pangkal ke ujung 4x
6.Mendengarkan MP3 jadi dia hnay dengar suara tanpa harus melihat layar
semoga bermanfaat ya bund dan tetap semangat mendampingi tumbuh kembang buah hati di usia emas ini:D
salam nuparenting 🙂
You May Also Like
Perkembangan Bayi Usia 12-15 Bulan
June 12, 2021
Travelling ke Great Asia Afrika Dengan Membawa Toddler Usia 2 Tahun
March 28, 2021